ASMAT, Seputarpapua.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asmat melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) UKM dan Tenaga Kerja terus berupaya meningkatkan fasilitas pendukung ekonomi masyarakat, khususnya pembangunan pasar ikan. Saat ini, Pemkab Asmat tengah membangun pasar ikan dengan konstruksi beton yang berlokasi di kawasan Pasar Lama, Jalan Yos Sudarso, Distrik Agats. Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Asmat, Melianus Jitmau, mengatakan pasar ikan yang dibangun di area pasar lama ini menggunakan dana yang bersumber dari dana otonomi khusus (Otsus) tahun anggaran 2025, dan di kerjakan oleh CV. Bumi selatan Jaya. “Kita juga sudah membangun fasilitas didalam seperti tempat meja dan tempat duduk mengunakan konstruksi beton,” ujar Melianus saat diwawancarai di ruang kerjanya, pada Kamis, 6 November 2025. Dengan dibangunnya fasilitas pasar ikan ini, Melianus berharap mama-mama Papua yang selama ini menjual ikan di sepanjang jalan mulai dari Pasar lama hingga Pelabuhan Ferry, dapat berjualan didalam pasar yang fasilitasnya telah disiapkan oleh pemerintah. Reporter : Elgo Wohel editor : Saldi Hermanto
0 Comments
ASMAT, Seputarpapua.com | Wakil Bupati Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Yoel Manggaprou memberikan pembekalan kepada puluhan guru kontrak yang direkrut dari luar Papua sebelum mereka mulai bertugas di sejumlah sekolah di Kabupaten Asmat. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Wiyata Mandala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Kamis (6/11/2025). Wakil Bupati Asmat, Yoel Manggaprou menyampaikn bahwa keberadaan tenaga guru kontrak menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah daerah meningkatkan mutu pendidikan di Asmat. Menurut Yoel, sebanyak 31 tenaga guru kontrak luar Papua gelombang kedua dari Universitas Negeri Medan (UNIMED) tiba di Kabupaten Asmat untuk menjalankan tugas sebagai pendidik di sejumlah sekolah yang tersebar di wilayah Kabupaten Asmat. Oleh karena itu, kami berharap Bapak/Ibu guru dapat selalu menjaga sikap, tutur kata, serta pergaulan dan berpakaian yang sopan di lingkungan masyarakat setempat. Kegiatan orientasi ini digelar sebagai langkah awal untuk memastikan para tenaga pendidik memahami kondisi sosial, budaya, serta tantangan pendidikan di daerah tersebut. “Saya ingin mengingatkan kepada Bapak dan Ibu Guru bahwa pergaulan di kampung memiliki adat, kebiasaan, dan budaya yang berbeda dengan daerah lain,” ujar Wabup Yoel. “Mari kita jaga sikap dan perilaku yang baik selama mengabdi dan melayani pendidikan di pedalaman,” pungkas Wabup Yoel. Reporter : Elgo Wohel editor : Felix Asmat, PapuaLink.co – Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas sumber daya kader. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Dasar Kepemimpinan Islam yang bertempat di Gedung Woroucem Kesbangpol, Kabupaten Asmat, pada Kamis (6/11/2025). Kegiatan ini menarik perhatian ibu-ibu majelis taklim se-Kabupaten Asmat, serta melibatkan perwakilan siswi dari tingkat SMP dan SMA. Kepemimpinan Adalah Amanah. Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Asmat, Muhammad Iqbal, yang hadir mewakili Bupati Thomas Eppe Safanpo, memberikan penekanan khusus mengenai esensi kepemimpinan dalam Islam. Di dalam Islam, kepemimpinan bukan sekadar jabatan, tetapi amanah yang akan dipertanggungjawabkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala (SWT),” ujar Iqbal. Iqbal menambahkan bahwa setiap individu adalah pemimpin dan harus memiliki bekal yang mumpuni. “Seorang pemimpin muslim harus memiliki ketangguhan iman, peluasan ilmu, serta kepekaan sosial. Inilah yang akan menjadi bekal kita dalam membangun masyarakat menuju masyarakat yang adil, sejahtera, dan diridhoi oleh Allah SWT,” jelasnya. Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini sebagai momentum perbaikan diri dan penguatan komitmen untuk berhikmat pada umat dan bangsa. Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Asmat, H. Rusmini Kasim, menggarisbawahi tujuan utama dari kegiatan ini. “Pelatihan ini bertujuan untuk mencetak kader-kader pemimpin muslimat yang berkualitas, berintegritas, dan mampu mengembangkan amanah organisasi di masa depan,” kata Rusmini Kasim. Sebagai organisasi perempuan, Muslimat NU Asmat merasa bertanggung jawab untuk turut serta dalam pembangunan, mulai dari lingkup keluarga hingga masyarakat luas. Melalui pelatihan ini, Rusmini berharap para peserta dapat mengasah keterampilan manajerial, organisasi, dan komunikasi yang efektif, sekaligus memperkuat komitmen untuk berhikmat kepada umat dan bangsa. “Kami yakin bahwa potensi yang dimiliki ibu-ibu peserta dan adik-adik siswi dapat dioptimalkan melalui program-program yang sudah terstruktur dari pimpinan cabang Muslimat Nahdlatul Ulama,” tutupnya. |



RSS Feed