SETDA.ASMATKAB.GO.ID
  • Home
  • KANTOR BUPATI
    • Visi Dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Produk Hukum
    • Peraturan Daerah
    • Peraturan Bupati
    • Keputusan Bupati
  • PERDA PERBUP
  • BERITA
  • BERITA VIDEO YOUTUBE

61 Guru Kontrak Tiba di Asmat, Bupati Tekankan Penguatan Literasi dan Numerasi

8/5/2026

0 Comments

 
Picture
ASMAT, Seputarpapua.com | Sebanyak 61 Guru kontrak dari luar wilayah Papua tiba di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan. Mereka akan menjalankan tugas pelayanan pendidikan di wilayah tersebut.
Kehadiran para guru kontrak ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan dasar, khususnya dalam peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Para guru kontrak berasal dari tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Negeri Medan (Unimed) sebanyak 38 orang, Universitas Sanata Dharma Yokyakarta 11 orang dan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Bali sebanyak 12 orang.
Mereka telah berada Asmat selama kurang lebih tiga minggu, selanjutnya mengikuti pembekalan dan orientasi yang berlangsung di Gedung Wiyata Mandala Dinas Pendidikan Asmat di Distrik Agats, Rabu (5/8/2026).
Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, dalam arahannya pada kegiatan pembekalan dan orientasi tersebut, mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asmat saat ini mencoba melakukan pembenahan kualitas pendidikan terutama dari tingkat sekolah dasar.
Berdasarkan data yang dimiliki, ungkap Bupati, masih banyak anak-anak lulus Sekolah Dasar (SD) yang melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) belum memiliki kemampuan membaca, menulis, dan berhitung yang baik.
“Karena itu bapak dan ibu guru akan ditugaskan di lapangan. Surat keputusan (SK) penempatannya nanti ditentukan oleh Kepala Dinas Pendidikan. Karena itu, tugas utama bapak dan ibu guru adalah memperbaiki kemampuan literasi dan numerasi mereka,” ujar Thomas.
Para guru kontrak akan ditempatkan di tingkat yang paling awal sekolah dasar untuk mengampu, yakni kelas 1, 2, dan 3. Karena problem pendidikan dinilai berada ditingkat tersebut.
“Inilah problem kita hari ini, semoga kehadiran kalian bisa membawa dampak perubahan untuk memperbaiki situasi pendidikan kita satu sampai tiga tahu ke depan,” katanya.
Thomas menjelaskan, masa kontrak guru berlaku selama 1 tahun dan dapat diperpanjang, itupun akan diberikan pilihan. Kemudian di setiap akhir tahun ajaran akan ada evaluasi.
“Secara umum situasi daerah kita aman. Masih relatif aman, tidak ada gejolak-gejolak seperti yang pernah kita baca di media-media online yang sering terjadi penembakan-penembakan, di sini tidak. Di sini secara umum relatif aman, karena kita daerah aman. Hanya memang kesulitan kita kalau musim kemarau, kekeringan seperti ini, kita sangat bergantung pada air hujan. Itulah masalah kita,” jelasnya.
Bupati menambahkan, akan ada lagi guru kontrak angkatan terakhir di tahun 2027.
Reporter : Elgo Wohel
​
editor : Saldi Hermanto

0 Comments



Leave a Reply.

    Author

    Write something about yourself. No need to be fancy, just an overview.

    Categories

    All

    RSS Feed

copyright setda.asmatkab.go.id ©July/7 2025
  • Home
  • KANTOR BUPATI
    • Visi Dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Produk Hukum
    • Peraturan Daerah
    • Peraturan Bupati
    • Keputusan Bupati
  • PERDA PERBUP
  • BERITA
  • BERITA VIDEO YOUTUBE