ASMAT, Seputarpapua.com | Bupati Kabupaten Asmat, Thomas Eppe Safanpo, menegaskan sejumlah fokus penting dalam Rapat Kerja (Raker) Kepala Kampung se-Kabupaten Asmat yang digelar di Gedung Tongkonan, Distrik Agats, Rabu (5/8/2026). Dalam arahannya, Bupati menyampaikan tiga agenda utama yang menjadi fokus atau perhatian pemerintah daerah dalam rapat kerja. Fokus pertama adalah evaluasi kinerja Kepala Kampung, kemudian evaluasi pendamping P3MD dan pendamping lokal desa, serta penyelesaian dokumen pembuatan peta batas wilayah administrasi untuk 220 kampung tahun 2025 dan 2026. Bupati menjelaskan, hingga saat ini penetapan batas wilayah telah selesai dilakukan pada empat kampung. Sehingga pembahasan dalam rapat kerja kali ini fokus untuk kampung lainnya. “Kita harapkan untuk penetapan batas wilayah kampung ini bisa selesai, mungkin setelah raker,” katanya. Menurut Bupati, sesuai dengan peraturan dari kementerian, anggaran untuk pemetaan dan penetapan batas kampung dibebankan kepada Dana Desa (DD). “Penetapan batas ini penting sekali, karena pertama itu dana desa dan alokasi dana desa (ADD) yang kita terima itu. Itu perhitungan anggarannya dipengaruhi oleh beberapa faktor,” ungkapnya. Ia menegaskan untuk mengetahui luas wilayah sebuah kampung, maka penetapan batas-batas wilayah ini sangatlah penting. “Itu beberapa penekanan yang perlu saya sampaikan sebelum saya menutup dan membuka acara ini,” pungkas Bupati. Reporter : Elgo Wohel editor : Saldi Hermanto
0 Comments
Leave a Reply. |

RSS Feed