Upacara diikuti oleh unsur Forkopimda, Pimpinan OPD, jajaran TNI-Polri, pelajar tingkat SD hingga SMA/SMK, organisasi masyarakat, organisasi perempuan, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat setempat. Pembacaan Teks Proklamasi dilakukan oleh Ketua DPRK Asmat, Ferdinandus Puk, sementara pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dilakukan oleh Ketua LMAA Asmat, David Jimanipits. Sedangkan pembacaan doa dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asmat, Wilhelmus Kolyaan. Bupati dalam keterangannya usai upacara, mengatakan, peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI di Asmat dirayakan dalam kondisi penuh keterbatasan. Menurutnya, selain menghadapi kebijakan efisiensi anggaran secara nasional, Kabupaten Asmat juga tengah menghadapi musim kemarau, sehingga perayaan 17 Agustus dalam keadaan musim kemarau yang sangat panjang. “Walaupun begitu, kita tetap memeriahkan peringatan HUT RI yang ke 81 ini dengan berbagai macam kegiatan yang melibatkan masyarakat. Karena ini merupakan ungkapan syukur kita atas hari jadinya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Bupati Thomas Safanpo. “Apapun kondisi kita, kita mensyukuri dan merayakan ulang tahun kemerdekaan ini dengan segala keterbatasan yang ada,” pungkasnya. Reporter : Elgo Wohel editor : Saldi Hermanto
0 Comments
Leave a Reply. |

RSS Feed