SETDA.ASMATKAB.GO.ID
  • Home
  • KANTOR BUPATI
    • Visi Dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Produk Hukum
    • Peraturan Daerah
    • Peraturan Bupati
    • Keputusan Bupati
  • PERDA PERBUP
  • BERITA
  • BERITA VIDEO YOUTUBE

Pemkab Asmat Dorong Implementasi SIRIOS Percepatan Pendataan OAP

9/1/2026

0 Comments

 
Picture
ASMAT, Seputarpapua.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asmat terus mendorong perluasan implementasi Sistem Informasi Orang Asli Papua Selatan (SIRIOS) guna mempercepat proses pendataan terpilih orang asli Papua (OAP) di Kabupaten Asmat.
Upaya ini dilakukan melalui kegiatan workshop perluasan implementasi SIRIOS di Kabupaten Asmat yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) bekerja sama Pemerintah Australia.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 1–3 September 2026 bertempat di Gedung Woroucem Kesbangpol Asmat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Asmat, Absalom Amiyaram, mewakili Bupati Thomas Eppe Safanpo menyampaikan, secara administrasi pemerintahan, Kabupaten Asmat memiliki luas 25.015,31 kilometer persegi dan merupakan bagian dari wilayah Provinsi Papua Selatan, beribu kota di Distrik Agats dengan jumlah 25 distrik dan 224 kampung.
Menurutnya, secara geografis Kabupaten Asmat dilewati oleh 14 sungai besar dan rawa-rawa, sehingga menyulitkan dalam pelaksanaan pelayanan pembangunan bagi masyarakat, termasuk salah satunya adalah pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat OAP yang berada di kampung, dusun dan bivak.
“Kondisi ini berakibat pada penerapan kebijakan satu data Indonesia (SDI) di Kabupaten Asmat,” kata Sekda Absalom, Selasa (1/9/2026).
Berangkat dari hal tersebut, maka Pemprov Papua Selatan sedang mengembangkan Sistem Informasi Orang Asli Papua Selatan sebagai bagian dari implementasi Satu Data Indonesia di daerah.
SIRIOS dirancang untuk menyediakan data terpilah OAP yang terintegrasi mulai dari tingkat kampung, distrik, kabupaten, hingga provinsi, sehingga dapat mendukung proses perencanaan dan pengambilan kebijakan yang lebih inklusif dan berbasis data.
Absalom mengatakan saat ini pendataan OAP melalui SIRIOS berjalan relatif lebih maju di Kabupaten Merauke. Sementara Kabupaten Boven Digoel dan Mappi masih berada pada tahap awal dengan cakupan terbatas di beberapa distrik.
Adapun Kabupaten Asmat, kata Absalom, belum sepenuhnya terjangkau oleh proses pendataan secara sistematis melalui SIRIOS. Karena itu, penggunaan aplikasi SIRIOS di Kabupaten Asmat perlu didukung guna menunjang percepatan proses pendataan terpilah OAP di Kabupaten Asmat.
Ia menekankan, penguatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat kampung dan distrik, merupakan ujung tombak pengumpulan data.
“Tanpa dukungan kapasitas yang memadai, ketersediaan sistem dan regulasi tidak akan cukup untuk memastikan data yang dihasilkan berkualitas dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Kegiatan workshop ini diikuti oleh para kepala distrik, kepala kampung, serta organisasi perangkat daerah (OPD) teknis di lingkungan Pemkab Asmat.
Reporter : Elgo Wohel
​
editor : Saldi Hermanto

0 Comments



Leave a Reply.

    Author

    Write something about yourself. No need to be fancy, just an overview.

    Categories

    All

    RSS Feed

copyright setda.asmatkab.go.id ©July/7 2025
  • Home
  • KANTOR BUPATI
    • Visi Dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Produk Hukum
    • Peraturan Daerah
    • Peraturan Bupati
    • Keputusan Bupati
  • PERDA PERBUP
  • BERITA
  • BERITA VIDEO YOUTUBE