ASMAT, Seputarpapua.com | Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, menekankan pentingnya evaluasi terhadap kemampuan dasar siswa sebagai salah satu indikator keberhasilan kepala sekolah dan satuan pendidikan di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan. Hal tersebut disampaikan Bupati saat membawakan materi bimbingan teknis (Bimtek) Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) jenjang TK/PAUD, SD, SMP, SMA/SMK di Gedung Wiyata Mandala Dinas Pendidikan Asmat, Rabu (7/10/2026). Bupati mengatakan, siswa nantinya harus dites ulang supaya mempunyai data by name by address (BNBA). “Jadi sekolah-sekolah yang kepala sekolahnya meluluskan siswa 100 persen, bisa membaca, menulis, berhitung dengan baik, tanggal 2 Mei (Hari Pendidikan,red) saya kasih penghargaan,” kata Bupati Thomas Safanpo. Sebaliknya, sekolah-sekolah yang meluluskan siswanya namun masih belum bisa membaca dan menghitung, maka akan disampaikan juga di lapangan agar masyarakat bisa menilai kinerja kepala sekolah. “Jadi tidak ada kepala sekolah datang gaya-gaya karena dana BOS-nya beres. Itu bukan ukuran saya. Itu kamu punya urusan dengan kementerian yang kasih dana, dengan Dinas Pendidikan yang kasih dana,” katanya. “Urusan saya adalah proses belajar mengajar, keberhasilan, dan tingkat kemampuan siswa-siswi yang kalian ajar,” imbuhnya. Dengan demikian, Bupati menegaskan di Hari Pendidikan tahun depan semua sekolah yang menorehkan jasa dan kontribusi positif selama 2 tahun terakhir akan diberikan penghargaan oleh Pemkab Asmat. “Jadi bulan Mei tahun depan, ibu Kadis Pendidikan catat. Semua orang yang punya jasa dan kontribusi positif di bidang pendidikan selama 2 tahun terakhir, kita kasih penghargaan,” pungkasnya. Reporter : Elgo Wohel editor : Saldi Hermanto
0 Comments
Leave a Reply. |

RSS Feed