ASMAT, Seputarpapua.com | Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, mengukuhkan Me Ing Thera Safanpo sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Asmat masa bhakti 2026-2030, Senin (12/10/2026), bertempat di Gedung Wiyata Mandala, Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Dalam Kegiatan tersebut, Bunda PAUD Asmat sekaligus melantik dengan mengalungkan selendang kepada tujuh Bunda PAUD Distrik, yakni Distrik Agats, Atsj, Sawa Erma, Sor Ep, Unir Sirau, Sirets, dan Awyu. Dalam sambutannya, Bupati Thomas Safanpo mengatakan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas dan berkualitas. Menurutnya, anak usia dini menuju angka 80-90 persen, saat anak-anak dalam daya serap yang sangat bagus secara kognitif, secara bahasa, linguistik, maupun secara motorik. “Kalau kita ajari anak-anak bahasa, misalnya bahasa asing, bahasa inggris, mandarin, di usia-usia ini. Mereka cekatan, karena daya serapnya sedang dalam masa puncaknya,” kata Bupati. Apabila usia-usia ini dilewatkan, menurut Bupati, usia ke atasnya bakal kacau. Karena itulah pendidikan usia dini sangatlah penting untuk membentuk generasi cerdas seperti yang di cita-citakan. Selain menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini, Bupati juga meminta seluruh kepala distrik untuk memberikan dukungan kepada Bunda PAUD Distrik melalui penganggaran dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun anggaran 2027.\ “Jadi jangan dilantik saja, tetapi tidak diberikan dukungan di dalam DPA. Penyusunan DPA-nya dalam bentuk bantuan hibah kepada ibu-ibu Bunda PAUD, supaya mereka juga pegang sesuatu untuk mendukung kegiatan PAUD di distrik-distrik,” kata Bupati Thomas. Demikian juga di tingkat kabupaten, Bunda PAUD Kabupaten harus diberikan dukungan dalam bentuk bantuan hibah agar bisa bekerja sama dengan dinas pendidikan dalam rangka memajukan pendidikan usia dini di Kabupaten Asmat. “Jadi, kita tidak sekadar bicara dan melantik orang. Harus ada dukungan kongkrit dalam bentuk hibah APBD. Supaya semua sektor, semua pemangku kepentingan kita berkolaborasi bekerja sama untuk memajukan pendidikan ini,” tegasnya. “Kalau kita bicara pendidikan, kita bicara proyek jangka panjang, bukan untuk hari ini, tahun depan, tidak. Hasilnya baru akan terlihat 15-20 tahun lagi,” pungkasnya. Reporter : Elgo Wohel editor : Saldi Hermanto
0 Comments
Leave a Reply. |

RSS Feed