SETDA.ASMATKAB.GO.ID
  • Home
  • KANTOR BUPATI
    • Visi Dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Produk Hukum
    • Peraturan Daerah
    • Peraturan Bupati
    • Keputusan Bupati
  • PERDA PERBUP
  • BERITA
  • BERITA VIDEO YOUTUBE

Dukung Kemandirian Ekonomi, Bupati Asmat Serahkan Modal Rp4,44 Miliar untuk 995 Pelaku UMKM OAP

2/13/2026

0 Comments

 
Picture
ASMAT, PL — Bupati Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan Thomas Eppe Safanpo menyerahkan bantuan modal usaha Rp. Rp. 4,440,500,000 bagi 995 para pelaku usaha UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) Orang asli Papua (OAP) Tahun anggaran 2025.Penyerahan Bantuan Tersebut berlangsung di Gedung Wiyata Mandala Dinas Pendidikan, Kabupaten Asmat, Jumat (13/2/26).Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah Kabupaten Asmat bersama masyarakat menginginkan jumlah bantuan modal usaha dan penerima manfaat terus meningkat jumlahnya.
Namun, dalam dua tahun Anggaran berturut-turut ini kita terkena efisiensi seluruh pemerintah daerah di Indonesia, efisiensi APBD kita di pangkas langsung dari kementerian Keuangan.
Sehingga, yang bisa kita bagikan kepada masyarakat hanya sebesar ini dan penerima manfaatnya yang bisa dapat seperti itu Jadi ini harus dimaklumi. Karena kondisi keuangan negara kita yang memang Bapak Presiden Prabowo Subianto punya prioritas yang lain sehingga Banyak anggaran pemerintah provinsi dan kabupaten, yang dipangkas untuk prioritaskan program pemerintah Pusat.
Bupati Thomas Eppe Safanpo berharap, Kepala dinas dan jajarannya kita tidak hanya menyerahkan anggaran bantuan modal usaha kepada para pelaku usaha tetapi penyerahan dana harus disertai dengan pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan supaya para pelaku usaha ini bisa berkembang.
Ia menegaskan bahwa, Pemerintah memberikan bantuan modal usaha ini supaya para pelaku usaha bisa menjadi mandiri dan bisa mengembangkan usahanya.
“ Kepada Bapak/ibu pelaku usaha orang asli Papua bantuan yang kita berikan hari ini itu merupakan bantuan modal usaha bukan bantuan sosial,” kata Bupati Thomas Eppe Safanpo.
Oleh kerena itu, bantuan modal usaha dipakai untuk mengembangkan usaha-usaha yang selama ini Bapak/Ibu sudah kelola.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) UKM dan Tenaga Kerja Melianus Jitmau, mengatakan, Peserta penerima bantuan pelaku usaha orang asli papua sebanyak 995 orang yang tersebar dibeberapa distrik dan kampung dengan berbagai jenis usaha seperti penjual sayur sebanyak 630 orang, penjual ikan dan ikan olahan sebanyak 86 orang pengukir 33 orang, penganyam 126 orang dan sektor umkm dan jasa lainnya sebanyak 71 orang.
​Bantuan yang diberikan berupa bantuan modal usaha dalam bentuk uang tunai yang ditransfer langsung ke masing-masing rekening pelaku usaha dengan total anggaran sebesar Rp. 4.440.500.000 (empat milyar empat ratus empat puluh juta lima ratus ribu rupiah) yang bersumber dari dana Otonomi khusus spesifik grand sebesar Rp. 1.440.500.000 (satu milyar empat ratus empat puluh juta lima ratus ribu rupiah) dan dana bagi hasil royalti sebesar rp. 3.000.000.000 (tiga milyar rupiah) yang diharapkan dapat digunakan sesuai untuk peruntukannya pengembangan usaha.(Redaksi)

0 Comments



Leave a Reply.

    Author

    Write something about yourself. No need to be fancy, just an overview.

    Categories

    All

    RSS Feed

copyright setda.asmatkab.go.id ©July/7 2025
  • Home
  • KANTOR BUPATI
    • Visi Dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Produk Hukum
    • Peraturan Daerah
    • Peraturan Bupati
    • Keputusan Bupati
  • PERDA PERBUP
  • BERITA
  • BERITA VIDEO YOUTUBE