SETDA.ASMATKAB.GO.ID
  • Home
  • KANTOR BUPATI
    • Visi Dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Produk Hukum
    • Peraturan Daerah
    • Peraturan Bupati
    • Keputusan Bupati
  • PERDA PERBUP
  • BERITA
  • BERITA VIDEO YOUTUBE

Bupati Asmat Serahkan Bantuan Hibah Barang,Kepada LMAA,LMA dan Sanggar Ukir serta Sanggar Anyam

3/14/2026

0 Comments

 
Picture
ASMAT, –  Bupati Kabupaten Asmat, Thomas Eppe Safanpo, secara resmi menyerahkan bantuan hibah barang kepada sejumlah lembaga adat dan kelompok pegiat seni di wilayahnya. Bantuan tersebut diserahkan kepada Lembaga Musyawarah Adat Asmat (LMAA), Lembaga Masyarakat Adat (LMA), serta berbagai sanggar ukir dan sanggar anyam.
Prosesi penyerahan berlangsung khidmat di Aula Kantor Bupati Asmat pada Selasa (10/3/2026). Penyaluran hibah ini merupakan wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Asmat terhadap pelestarian budaya dan peningkatan kualitas produk seni daerah agar memiliki daya saing yang lebih tinggi.Adapun bantuan yang diberikan meliputi:* Sanggar Ukir & Anyam: Peralatan teknis ukir dan alat anyaman.
* Pasar Mama-Mama: Hibah bangunan pasar khusus penganyam yang berlokasi di Kampung Ewer.
Bupati Thomas Eppe Safanpo menegaskan bahwa setiap barang yang dihibahkan memiliki nilai strategis bagi pembangunan manusia di Asmat. Beliau juga memberikan arahan teknis kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata agar ke depan skema pengadaan ini diubah dari kode rekening hibah menjadi kode rekening barang yang langsung diserahkan kepada masyarakatSalah satu poin penting yang ditekankan Bupati adalah pentingnya legalitas bagi kelompok seni. Ia mendorong para pengukir dan penganyam untuk memiliki badan hukum resmi.
“Selama ini kita membentuk kelompok, tetapi tidak ada akta notaris yang mengatur secara resmi. Ke depan hal ini harus diusahakan. Mengingat saat ini sudah ada notaris di Agats, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan memfasilitasi bapak/ibu sekalian untuk mendapatkan akta notaris,” ujar Bupati Thomas.
Bupati juga menginstruksikan agar perhatian lebih diberikan kepada para pengukir berbakat di kampung-kampung seperti Sawa, Unir Sirau, dan You. Hal serupa juga berlaku untuk wilayah Safan (Basim, Pirimapun, Kairin) serta Kampung As, Atat, Yamas, Omanesep.
“Pemerintah memberikan stimulus ini sebagai rangsangan agar kehidupan berkesenian tetap hidup dan menjadi nadi di tengah masyarakat kita,” pungkasnya.(Redaksi)


T

0 Comments

Bersumber dari Dana Otsus,Wabup resmikan gedung Gallery souvenir

3/1/2026

0 Comments

 
Picture
ASMAT, Seputarpapua.com | Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Asmat, Yoel Manggaprou, meresmikan Gedung Galeri Souvenir di Jalan Doloq, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Jumat (27/2/2026).
Wabup Manggaprou dalam sambutannya mengatakan, galeri ini merupakan rumah besar bagi kreativitas, kemandirian, dan martabat ekonomi masyarakat di Kabupaten Asmat.
“Galeri Ini adalah jawaban dari para pelaku usaha kita untuk memiliki wadah promosi yang representatif, modern, dan strategis,” kata Wabup.
Sesuai dengan Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus) serta komitmen Pemerintah Daerah dalam memberikan perlindungan dan pemberdayaan bagi pedagang lokal orang asli Papua (OAP), Pemerintah Daerah memastikan bahwa galeri ini harus menjadi panggung utama bagi produk-produk lokal masyarakat Asmat.
“Saya ingin melihat galeri ini hanya di isi oleh hasil rajutan noken ibu-ibu kita, ukiran khas dari kampung-kampung serta produk olahan pangan lokal yang dikemas secara modern, mengisi setiap sudut etalase di galeri ini,” tegasnya.
Keberadaan galeri souvenir juga disebut menjadi pintu berkat bagi kesejahteraan masyarakat dan kebangkitan ekonomi di atas tanah lumpur ini.
Sementara Plt Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) Asmat, Melianus Jitmau, mengatakan pelaksanaan pembangunan galeri souvenir bertujuan agar dapat menjadi pusat informasi bagi tamu-tamu daerah, wisatawan, investor dan etalase representatif untuk potensi UMK lokal.
Di mana, pembangunan gedung ini bersumber dari Dokumen Pelaksana Angaran (DPA) Dinas Perindagkop, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja tahun anggaran 2025 melalui sumber dana otsus spesifik grand dengan nilai pembangunan sebesar Rp1.398.094.489 (satu miliar tiga ratus sembilan puluh delapan juta sembilan puluh empat ribu empat ratus delapan puluh sembilan rupiah).
Reporter : Elgo Wohel
​
editor : Saldi Hermanto

0 Comments

Susun Renja 2027 Pemkab Asmat libatkan seluruh OPD dalam Forum Perangkat Daerah

3/1/2026

0 Comments

 
Picture
ASMAT, Seputarpapua.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asmat, Provinsi Papua Selatan, menggelar Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah untuk tahun perencanaan 2027.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (26–27 Februari) ini dibuka secara resmi Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, di Ruang Rapat Kantor Bapperinda Kabupaten Asmat, Kamis (26/2/2026).​
Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, menjelaskan bahwa tahapan forum ini bertujuan untuk memperoleh masukan dalam rangka penajaman target kinerja, sasaran program, serta penentuan lokasi dan kelompok kegiatan pada setiap perangkat daerah.​
Forum ini juga diharapkan menjadi media untuk menjaring saran dan pertimbangan sebagai bahan penyempurnaan rancangan awal Renja.
Nantinya, hasil ini akan digunakan untuk menyempurnakan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) menjadi Rancangan RKPD Kabupaten Asmat tahun 2027.​
Menurut Thomas, pelaksanaan forum ini merupakan salah satu tahapan krusial dalam penyusunan RKPD sebelum dilaksanakannya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten.​
“Forum ini merupakan momen yang sangat strategis untuk mengoordinasikan rencana pembangunan yang mampu menjawab permasalahan dan isu-isu strategis daerah,” ujar Bupati.
​Ia menekankan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu menyusun perencanaan yang terintegrasi serta relevan dalam menjawab tantangan pemerintah daerah sesuai dengan bidang urusannya masing-masing.​
Mengacu pada sistem pembangunan nasional, rencana kerja perangkat daerah wajib merujuk pada dua poin utama.Pertama RPJPD 2025-2045 harus menjamin kesesuaian antara program, lokasi kegiatan, kelompok sasaran, serta prakiraan maju yang disusun dalam rancangan awal Renja.
kedua mengevaluasi kinerja tahun lalu dan tahun berjalan untuk memastikan rumusan kegiatan alternatif atau kegiatan baru mampu mengoptimalisasi pencapaian sasaran rencana strategis (Renstra) perangkat daerah.​
“Saya berharap forum ini dapat memberikan saran dan masukan yang konkret dalam penyusunan prioritas pembangunan daerah, sehingga isu-isu strategis dapat dijawab dengan program prioritas pada masing-masing OPD,” pungkas Bupati.
Reporter : Elgo Wohel
​
editor : Aditra

0 Comments
<<Previous
Forward>>

    Author

    Write something about yourself. No need to be fancy, just an overview.

    Categories

    All

    RSS Feed

copyright setda.asmatkab.go.id ©July/7 2025
  • Home
  • KANTOR BUPATI
    • Visi Dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Produk Hukum
    • Peraturan Daerah
    • Peraturan Bupati
    • Keputusan Bupati
  • PERDA PERBUP
  • BERITA
  • BERITA VIDEO YOUTUBE