SETDA.ASMATKAB.GO.ID
  • Home
  • KANTOR BUPATI
    • Visi Dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Produk Hukum
    • Peraturan Daerah
    • Peraturan Bupati
    • Keputusan Bupati
  • PERDA PERBUP
  • BERITA
  • BERITA VIDEO YOUTUBE

Nahkodai PGRI Asmat 2025 - 2030 Barbalina fokus pada Mutu dan Karakter Guru

2/22/2026

0 Comments

 
Picture
ASMAT, PL— Barbalina Toisuta kembali dipercaya menahkodai Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Asmat untuk masa bakti XXIII periode 2025–2030. Terpilihnya Barbalina menandai dimulainya babak baru penguatan profesi guru di “Kabupaten Berlumpur di Provinsi Papua Selatan ini.”Keputusan tersebut ditetapkan dalam Konferensi Kabupaten (Konkap) PGRI Asmat yang berlangsung di Gedung Wiyata Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Sabtu (21/2/26). Prosesi pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II Pengurus PGRI Provinsi Papua Selatan, Amos Rully, S.Pd., M.Pd.Dalam Sambutannya, Barbalina Toisuta menegaskan bahwa amanah yang ia terima merupakan buah dari soliditas keluarga besar PGRI Asmat. Ia menyadari bahwa tantangan memperjuangkan hak dan kepentingan guru di wilayah selatan Papua bukanlah tugas ringan.“Kepercayaan ini hadir karena kebersamaan kita. Dalam lima tahun ke depan, fokus utama kita adalah memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh guru. Saya percaya, jika kita bersatu dan bekerja dengan hati, perubahan besar di dunia pendidikan Asmat akan terwujud,” ujar Barbalina optimis.
Ia juga menekankan peran strategis PGRI sebagai mitra kritis sekaligus kolaborator bagi Pemerintah Daerah. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung visi Bupati Thomas Eppe Safanpo dan Wakil Bupati Yoel Manggaprou dalam memajukan kualitas SDM di Asmat.Di periode keduanya ini, Barbalina menggarisbawahi tiga pilar utama: penguatan karakter guru, peningkatan mutu pendidikan, dan kebangkitan karakter peserta didik.
“Kita bekerja bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi masa depan anak-anak Asmat. Mari menjadi teladan,” tegasnya di hadapan para pengurus cabang dari berbagai distrik.
struktur Kepengurusan PGRI Kabupaten Asmat 2025–2030 
Dewan Pengurus Harian:
* Ketua: Barbalina Toisuta, SE., M.Pd
* Wakil Ketua I: Thobias Tamampres, S.Pd., Gr
* Wakil Ketua II: Gerson Coakces, S.Pd
* Wakil Ketua III: Rut Rumawak, S.Th
* Sekretaris: Alpibert Hattu, SP., M.Pd
* Wakil Sekretaris: Kalvin Buntulobo, S.Sos., Gr
* Bendahara: Costantia Ranolat, S.Pd
* Wakil Bendahara: Emeliana Kewa, S.Pd
Ketua-Ketua Bidang Unggulan:
* Kaderisasi & Organisasi: Anthonios Landa Simon
* Pengembangan Profesi: Karel Ohoiwutun
* Advokasi & Hukum: Marthen Tappang Laa & Daniel Nopri
* Komunikasi & Digitalisasi: Nasaruddin Idris & Refan S. Buulolo
​(Redaksi)

0 Comments

Konferensi PGRI Asmat XXIII, Evaluasi Program Kerja dan Tetapkan Pengurus Periode 2025 - 2030

2/22/2026

0 Comments

 
Picture
ASMAT, Seputarpapua.com | Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Asmat menggelar Konferensi Kabupaten (Konkap) masa bakti XXIII tahun 2025-2030 dengan mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas”.
Kegiatan dilaksanakan di Gedung Wiyata Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Sabtu (21/2/2026).
Konferensi ini dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), instansi terkait, para ketua yayasan, utusan PGRI cabang tingkat distrik, peninjau, serta para kepala sekolah dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Asmat, Papua Selatan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Asmat, Absalom Amiyaram, dalam sambutannya mewakili Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, menyampaikan bahwa PGRI sebagai wadah terhimpunnya guru dan tenaga kependidikan lainnya dan merupakan organisasi perjuangan, organisasi profesi, dan organisasi ketenagakerjaan yang berlandaskan Pancasila, bersifat unitaristik, independen, serta tidak berpolitik praktis.
Konferensi kabupaten merupakan forum organisasi yang bertugas menilai laporan pertanggungjawaban pengurus, menetapkan program kerja serta rencana anggaran pendapatan dan belanja organisasi, sekaligus memilih pengurus PGRI Kabupaten Asmat. Di mana, forum ini dilaksanakan lima tahun sekali untuk masa bakti XXIII atau periode 2025-2030.
Menurut Sekda, PGRI harus dan terus berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalitas anggotanya seiring perkembangan zaman di abad ke-21. Di sisi lain, PGRI juga harus konsisten menjaga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengemban amanat cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, membudayakan nilai-nilai luhur Pancasila, serta turut mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penyelenggaraan pendidikan yang bermutu untuk semua.
“Saya mengharapkan pengurus dan seluruh peserta konferensi dapat mengkaji dan memutuskan hal-hal penting yang berkaitan dengan upaya mewujudkan PGRI sebagai organisasi profesi guru dalam meningkatkan pendidik dan tenaga kependidikan yang lebih profesional, sejahtera, terlindungi, dan bermartabat, khususnya di Kabupaten Asmat,” ujar Sekda Absalom Amiyaram.
Ia juga menekankan agar program-program yang disusun benar-benar berpihak pada kepentingan guru dan tenaga kependidikan, serta mampu mengoptimalkan peran aktif PGRI dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Asmat menuju Indonesia Emas 2045.
Kepada pengurus PGRI yang terpilih nantinya, Sekda meminta agar dapat membangun kerja sama dan bermitra dengan Pemerintah Daerah serta lembaga lainnya secara lebih baik.
Pada kesempatan tersebut, Sekda turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus PGRI Kabupaten Asmat masa bhakti sebelumnya yang telah mendedikasikan diri, berjuang, dan melayani demi peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru, memperjuangkan kesejahteraan, serta memastikan perlindungan bagi guru di Kabupaten Asmat.
Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi Kabupaten, Kalvin Buntulobo, mengatakan bahwa konferensi ini diselenggarakan dengan sejumlah tujuan, yakni melaksanakan evaluasi program kerja PGRI periode sebelumnya dan menyusun program kerja PGRI Kabupaten Asmat untuk periode berikutnya, memilih dan menetapkan pengurus PGRI Kabupaten Asmat masa bakti 2025-2030, memperkuat solidaritas dan persatuan guru dalam wadah PGRI, serta menghasilkan rekomendasi strategis untuk peningkatan mutu guru dan mutu pendidikan di Kabupaten Asmat.
Reporter : Elgo Wohel
​
editor : Saldi Hermanto

0 Comments

February 22nd, 2026

2/22/2026

0 Comments

 
Picture
JAYAPURA, PL — Konferensi PGRI Kabupaten Asmat Masa Bakti XXIII, dengan Usung Tema Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Asmat menggelar Konferensi Kabupaten (Konkap) Masa Bakti XXIII tahun 2025-2030 dengan mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas”.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Wiyata Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Sabtu (21/2/2026).
Konferensi ini dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), instansi terkait, para ketua yayasan, utusan PGRI cabang tingkat distrik, peninjau, serta para kepala sekolah dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Asmat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Asmat, Absalom Amiyaram, dalam sambutannya mewakili Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, menyampaikan bahwa PGRI sebagai wadah terhimpunnya guru dan tenaga kependidikan lainnya merupakan organisasi perjuangan, organisasi profesi, dan organisasi ketenagakerjaan yang berlandaskan Pancasila, bersifat unitaristik, independen, serta tidak berpolitik praktis.
Ia menjelaskan, Konferensi Kabupaten merupakan forum organisasi yang bertugas menilai laporan pertanggungjawaban pengurus, menetapkan program kerja serta rencana anggaran pendapatan dan belanja organisasi, sekaligus memilih pengurus PGRI Kabupaten Asmat. Forum ini dilaksanakan lima tahun sekali untuk Masa Bhakti XXIII periode 2025–2030.
Menurutnya, PGRI harus terus berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalitas anggotanya seiring perkembangan zaman di abad ke-21. Di sisi lain, PGRI juga harus konsisten menjaga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengemban amanat cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, membudayakan nilai-nilai luhur Pancasila, serta turut mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penyelenggaraan pendidikan yang bermutu untuk semua.
“Saya mengharapkan pengurus dan seluruh peserta konferensi dapat mengkaji dan memutuskan hal-hal penting yang berkaitan dengan upaya mewujudkan PGRI sebagai organisasi profesi guru dalam meningkatkan pendidik dan tenaga kependidikan yang lebih profesional, sejahtera, terlindungi, dan bermartabat, khususnya di Kabupaten Asmat,” ujar Sekda Absalom Amiyaram.
Ia juga menekankan agar program-program yang disusun benar-benar berpihak pada kepentingan guru dan tenaga kependidikan, serta mampu mengoptimalkan peran aktif PGRI dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Asmat menuju Indonesia Emas 2045.
Kepada pengurus PGRI yang terpilih nantinya, Sekda meminta agar dapat membangun kerja sama dan bermitra dengan pemerintah daerah serta lembaga lainnya secara lebih baik.
Pada kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan terima kasih kepada pengurus PGRI Kabupaten Asmat Masa Bakti sebelumnya yang telah mendedikasikan diri, berjuang, dan melayani demi peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru, memperjuangkan kesejahteraan, serta memastikan perlindungan bagi guru di Kabupaten Asmat.
​Sementara itu, Ketua Panitia, Kalvin Buntulobo, mengatakan bahwa konferensi ini diselenggarakan dengan sejumlah tujuan, yakni melaksanakan evaluasi program kerja PGRI periode sebelumnya, menyusun program kerja PGRI Kabupaten Asmat untuk periode berikutnya, memilih dan menetapkan pengurus PGRI Kabupaten Asmat Masa Bakti 2025–2030, memperkuat solidaritas dan persatuan guru dalam wadah PGRI, serta menghasilkan rekomendasi strategis untuk peningkatan mutu guru dan mutu pendidikan di Kabupaten Asmat.(Redaksi)

0 Comments
<<Previous
Forward>>

    Author

    Write something about yourself. No need to be fancy, just an overview.

    Categories

    All

    RSS Feed

copyright setda.asmatkab.go.id ©July/7 2025
  • Home
  • KANTOR BUPATI
    • Visi Dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Produk Hukum
    • Peraturan Daerah
    • Peraturan Bupati
    • Keputusan Bupati
  • PERDA PERBUP
  • BERITA
  • BERITA VIDEO YOUTUBE