SETDA.ASMATKAB.GO.ID
  • Home
  • KANTOR BUPATI
    • Visi Dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Produk Hukum
    • Peraturan Daerah
    • Peraturan Bupati
    • Keputusan Bupati
  • PERDA PERBUP
  • BERITA
  • BERITA VIDEO YOUTUBE

Lomba Cerdas Cermat Hingga Tari Kreasi Digelar Disdik Asmat Meriahkan HUT ke-81 RI

8/5/2026

0 Comments

 
Picture
ASMAT, Seputarpapua.com | Pemerintah Kabupaten Asmat melalui Dinas Pendidikan menggelar berbagai perlombaan antar-pelajar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang diikuti pelajar dari berbagai distrik di Kabupaten Asmat tersebut dibuka Wakil Bupati Asmat, Yoel Manggaprou, serta dihadiri Bupati Thomas Eppe Safanpo di Gedung Wiyata Mandala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Rabu (5/8/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Yoel menyampaikan bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini merupakan buah dari perjuangan panjang dan pengorbanan jiwa raga para pahlawan bangsa.
“Tugas kita saat ini, terutama bagi generasi muda dan para pelajar di Tanah Asmat, adalah mengisi kemerdekaan tersebut dengan karya nyata, prestasi, kreativitas, dan semangat pantang menyerah,” ujar Wabup Yoel.
Oleh karena itu, ia memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan yang telah menginisiasi rangkaian perlombaan bagi para siswa.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang unjuk kebolehan, melainkan wadah strategis untuk menyalurkan bakat, menanamkan minat, serta menumbuhkan jiwa sportivitas, kolaborasi, dan rasa cinta tanah air.
Ia menambahkan, kehadiran anak-anak dari berbagai pelosok Asmat menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan dan tekad untuk berprestasi mengalir dalam nadi seluruh anak Asmat tanpa terkecuali.
“Ke depan, kita tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berani, memiliki literasi dan keterampilan komunikasi yang baik, serta bangga terhadap identitas budaya lokal,” lanjutnya.
Kepada para peserta lomba, khususnya yang menempuh perjalanan jauh dari distrik di luar Agats, Wabup berpesan agar mengikuti kompetisi dengan penuh semangat dan rasa gembira.
“Menang atau kalah adalah dinamika biasa dalam kompetisi. Hal terpenting adalah keberanian untuk tampil, pengalaman, dan persahabatan baru yang kalian jalin. Kalian adalah generasi penerus dan tunas harapan yang kelak memajukan daerah ini,” pesannya.
Ia turut mengingatkan dewan juri agar memberikan penilaian secara objektif, adil, dan profesional, sehingga kompetisi ini dapat melahirkan juara yang berkualitas serta memotivasi peserta lainnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Alexander J. Yamlean menjelaskan bahwa rangkaian perlombaan ini berlangsung mulai tanggal 4 hingga 15 Agustus 2026 dan terpusat di Aula Wiyata Mandala.
Peserta yang terlibat mencakup jenjang TK/PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK yang mewakili 10 distrik, antara lain Distrik Agats, Atsj, Sawa Erma, Joerat, Suator, Akat, Derkomur, Siret, Pantai Kasuari dan Jetsj.
Adapun cabang perlombaan yang diperlombakan meliputi Baca Puisi, Menggambar dan Mewarnai, Menyusun Kata, Fashion Show, Cerdas Cermat, Literasi, Tari Kreasi, Pidato Bahasa Inggris, serta Vocal Trio.
Reporter : Elgo Wohel
​
editor : Aditra

0 Comments

61 Guru Kontrak Tiba di Asmat, Bupati Tekankan Penguatan Literasi dan Numerasi

8/5/2026

0 Comments

 
Picture
ASMAT, Seputarpapua.com | Sebanyak 61 Guru kontrak dari luar wilayah Papua tiba di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan. Mereka akan menjalankan tugas pelayanan pendidikan di wilayah tersebut.
Kehadiran para guru kontrak ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan dasar, khususnya dalam peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Para guru kontrak berasal dari tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Negeri Medan (Unimed) sebanyak 38 orang, Universitas Sanata Dharma Yokyakarta 11 orang dan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Bali sebanyak 12 orang.
Mereka telah berada Asmat selama kurang lebih tiga minggu, selanjutnya mengikuti pembekalan dan orientasi yang berlangsung di Gedung Wiyata Mandala Dinas Pendidikan Asmat di Distrik Agats, Rabu (5/8/2026).
Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, dalam arahannya pada kegiatan pembekalan dan orientasi tersebut, mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asmat saat ini mencoba melakukan pembenahan kualitas pendidikan terutama dari tingkat sekolah dasar.
Berdasarkan data yang dimiliki, ungkap Bupati, masih banyak anak-anak lulus Sekolah Dasar (SD) yang melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) belum memiliki kemampuan membaca, menulis, dan berhitung yang baik.
“Karena itu bapak dan ibu guru akan ditugaskan di lapangan. Surat keputusan (SK) penempatannya nanti ditentukan oleh Kepala Dinas Pendidikan. Karena itu, tugas utama bapak dan ibu guru adalah memperbaiki kemampuan literasi dan numerasi mereka,” ujar Thomas.
Para guru kontrak akan ditempatkan di tingkat yang paling awal sekolah dasar untuk mengampu, yakni kelas 1, 2, dan 3. Karena problem pendidikan dinilai berada ditingkat tersebut.
“Inilah problem kita hari ini, semoga kehadiran kalian bisa membawa dampak perubahan untuk memperbaiki situasi pendidikan kita satu sampai tiga tahu ke depan,” katanya.
Thomas menjelaskan, masa kontrak guru berlaku selama 1 tahun dan dapat diperpanjang, itupun akan diberikan pilihan. Kemudian di setiap akhir tahun ajaran akan ada evaluasi.
“Secara umum situasi daerah kita aman. Masih relatif aman, tidak ada gejolak-gejolak seperti yang pernah kita baca di media-media online yang sering terjadi penembakan-penembakan, di sini tidak. Di sini secara umum relatif aman, karena kita daerah aman. Hanya memang kesulitan kita kalau musim kemarau, kekeringan seperti ini, kita sangat bergantung pada air hujan. Itulah masalah kita,” jelasnya.
Bupati menambahkan, akan ada lagi guru kontrak angkatan terakhir di tahun 2027.
Reporter : Elgo Wohel
​
editor : Saldi Hermanto

0 Comments

Bupati Asmat Minta 159 PPPK Formasi 2025 Jadi Agen Pembaharuan

8/5/2026

0 Comments

 
Picture
ASMAT, Seputarpapua.com | Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo meminta 159 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2025 bisa menjadi agen pembaharuan dengan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki untuk memajukan masyarakat.
“Tersedianya sumber daya manusia aparatur yang memadai di daerah ini merupakan modal utama dalam memacu pembangunan di Kabupaten Asmat dari segi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan ekonomi, maupun aspek sosial dan budaya sebagai sebuah kesatuan yang tidak dapat dipisahkan,” ujarnya, di Gedung Serba Guna GPI Agats, Kabupaten Asmat, Rabu (5/8/2026).
“Karena itu diperlukan keseriusan dan komitmen yang tegas serta saling mendukung untuk mewujudkan pencapaian visi dan misi pembangunan di Kabupaten Asmat, terutama bagi Saudara-saudara yang nantinya akan menjadi agen pembaharuan di tengah masyarakat,” sambung Bupati.
Ia menyampaikan hal itu ketika 159 PPPK Formasi Tahun 2025 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asmat mengikuti kegiatan Orientasi yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Dalam sambutanya, Thomas mengatakan bahwa pengembangan kompetensi untuk meningkatkan profesionalitas aparatur sipil negara dalam mengemban fungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayanan publik, juga sebagai perekat dan pemersatu bangsa.
Menurtnya, peningkatan kompetensi bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja sebagaimana dimaksud di atas telah diatur dalam Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2018 tentang Pengembangan Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang mampu melaksanakan tugas pelayanan publik, tugas pemerintahan, dan tugas pembangunan tertentu secara profesional.
“Saudara-saudara bukan memulai sesuatu dari nol, tetapi sudah memiliki pengalaman sebelumnya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan, dalam peraturan pemerintah, dijelaskan bahwa orientasi pelaksanaannya dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian, dan etika PNS, di samping pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas, dan budaya organisasi.
Aparatur sipil negara di era saat ini menghadapi tantangan yang sangat berat. Sorotan publik terhadap kinerja aparatur sipil negara seakan menjadi bahan diskusi yang tidak ada habisnya. Ketidakdisiplinan aparatur sipil negara selalu menjadi sorotan utama karena pegawai ASN merupakan sosok yang sejatinya menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat.
Ia berharap orientasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerjaadalah bekal ilmu bagi para PPPK guna peningkatan kinerja ketika mereka kembali ke tempat tugas masing-masing.
“Mengingat pentingnya orientasi ini, saya berharap peserta dapat mengikuti dengan baik semua materi yang akan disampaikan selama orientasi,” kata Thomas.
Sementara ketua panitia pelaksana Heronimus Piripo menjelaskan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Orientasi PPPK ini adalah sebanyak 160 orang, terdiri atas 159 pegawai PPPK Jabatan Fungsional Guru, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asmat Formasi Tahun 2025, serta 1 peserta formasi Tahun 2022 yang sebelumnya belum dapat mengikuti orientasi karena sakit.
Kegiatan Orientasi PPPK Kabupaten Asmat Tahun 2026 ini dilaksanakan selama tiga hari, terhitung mulai hari Rabu, 05 Agustus 2026 sampai dengan Jumat, 07 Agustus 2026.
Reporter : Elgo Wohel
​
editor : Dhias Suwandi

0 Comments
<<Previous
Forward>>

    Author

    Write something about yourself. No need to be fancy, just an overview.

    Categories

    All

    RSS Feed

copyright setda.asmatkab.go.id ©July/7 2025
  • Home
  • KANTOR BUPATI
    • Visi Dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Produk Hukum
    • Peraturan Daerah
    • Peraturan Bupati
    • Keputusan Bupati
  • PERDA PERBUP
  • BERITA
  • BERITA VIDEO YOUTUBE