ASMAT, Seputarpapua.com | Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, menginstruksikan Dinas Sosial Kabupaten Asmat untuk membuka kotak donasi bagi korban bencana gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Instruksi tersebut disampaikan Bupati Thomas saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Paripurna Masa Sidang Kedua DPRK Asmat dalam rangka pembahasan Raperda Perubahan APBD Tahun 2026 di Ruang Sidang DPRK Asmat, Rabu (19/8/2026). “Doa memang perlu, tetapi kontribusi dan sumbangan nyata sangat dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di NTT saat ini,” kata Thomas. a menegaskan, penggalangan dana akan dibuka selama satu minggu. Setelah terkumpul, seluruh bantuan akan segera disalurkan ke NTT atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Asmat. Thomas menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tahun ini diliputi rasa keprihatinan. Selain musibah gempa bumi di NTT, wilayah Asmat sendiri saat ini tengah dilanda kemarau berkepanjangan. “Sebagai bentuk solidaritas sesama anak bangsa, kita perlu bertindak memberikan dukungan, baik moril maupun bantuan nyata,” pungkas Thomas. Reporter : Elgo Wohel editor : Aditra
0 Comments
Upacara diikuti oleh unsur Forkopimda, Pimpinan OPD, jajaran TNI-Polri, pelajar tingkat SD hingga SMA/SMK, organisasi masyarakat, organisasi perempuan, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat setempat. Pembacaan Teks Proklamasi dilakukan oleh Ketua DPRK Asmat, Ferdinandus Puk, sementara pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dilakukan oleh Ketua LMAA Asmat, David Jimanipits. Sedangkan pembacaan doa dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asmat, Wilhelmus Kolyaan. Bupati dalam keterangannya usai upacara, mengatakan, peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI di Asmat dirayakan dalam kondisi penuh keterbatasan. Menurutnya, selain menghadapi kebijakan efisiensi anggaran secara nasional, Kabupaten Asmat juga tengah menghadapi musim kemarau, sehingga perayaan 17 Agustus dalam keadaan musim kemarau yang sangat panjang. “Walaupun begitu, kita tetap memeriahkan peringatan HUT RI yang ke 81 ini dengan berbagai macam kegiatan yang melibatkan masyarakat. Karena ini merupakan ungkapan syukur kita atas hari jadinya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Bupati Thomas Safanpo. “Apapun kondisi kita, kita mensyukuri dan merayakan ulang tahun kemerdekaan ini dengan segala keterbatasan yang ada,” pungkasnya. Reporter : Elgo Wohel editor : Saldi Hermanto “Dengan ini saya selaku Bupati Asmat mengukuhkan saudara-saudari sebagai Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih tahun 2026 di Kabupaten Asmat. Semoga saudara-saudari dapat melaksanakan tugas dengan baik.” ujar Thomas. Sebanyak 40 anggota Paskibra yang dikukuhkan terdiri dari 29 putra dan 11 putri. Mereka selanjutnya Akan bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Asmat. Pengukuhan Paskibra dihadiri pimpinan OPD, jajaran TNI-Polri, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asmat. Sebagai informasi, tema resmi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 adalah “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Reporter : Elgo Wohel editor : Dhias Suwandi |



RSS Feed