SETDA.ASMATKAB.GO.ID
  • Home
  • KANTOR BUPATI
    • Visi Dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Produk Hukum
    • Peraturan Daerah
    • Peraturan Bupati
    • Keputusan Bupati
  • PERDA PERBUP
  • BERITA
  • BERITA VIDEO YOUTUBE

Bersumber dari Dana Otsus,Wabup resmikan gedung Gallery souvenir

3/1/2026

0 Comments

 
Picture
ASMAT, Seputarpapua.com | Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Asmat, Yoel Manggaprou, meresmikan Gedung Galeri Souvenir di Jalan Doloq, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Jumat (27/2/2026).
Wabup Manggaprou dalam sambutannya mengatakan, galeri ini merupakan rumah besar bagi kreativitas, kemandirian, dan martabat ekonomi masyarakat di Kabupaten Asmat.
“Galeri Ini adalah jawaban dari para pelaku usaha kita untuk memiliki wadah promosi yang representatif, modern, dan strategis,” kata Wabup.
Sesuai dengan Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus) serta komitmen Pemerintah Daerah dalam memberikan perlindungan dan pemberdayaan bagi pedagang lokal orang asli Papua (OAP), Pemerintah Daerah memastikan bahwa galeri ini harus menjadi panggung utama bagi produk-produk lokal masyarakat Asmat.
“Saya ingin melihat galeri ini hanya di isi oleh hasil rajutan noken ibu-ibu kita, ukiran khas dari kampung-kampung serta produk olahan pangan lokal yang dikemas secara modern, mengisi setiap sudut etalase di galeri ini,” tegasnya.
Keberadaan galeri souvenir juga disebut menjadi pintu berkat bagi kesejahteraan masyarakat dan kebangkitan ekonomi di atas tanah lumpur ini.
Sementara Plt Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) Asmat, Melianus Jitmau, mengatakan pelaksanaan pembangunan galeri souvenir bertujuan agar dapat menjadi pusat informasi bagi tamu-tamu daerah, wisatawan, investor dan etalase representatif untuk potensi UMK lokal.
Di mana, pembangunan gedung ini bersumber dari Dokumen Pelaksana Angaran (DPA) Dinas Perindagkop, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja tahun anggaran 2025 melalui sumber dana otsus spesifik grand dengan nilai pembangunan sebesar Rp1.398.094.489 (satu miliar tiga ratus sembilan puluh delapan juta sembilan puluh empat ribu empat ratus delapan puluh sembilan rupiah).
Reporter : Elgo Wohel
​
editor : Saldi Hermanto

0 Comments

Susun Renja 2027 Pemkab Asmat libatkan seluruh OPD dalam Forum Perangkat Daerah

3/1/2026

0 Comments

 
Picture
ASMAT, Seputarpapua.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asmat, Provinsi Papua Selatan, menggelar Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah untuk tahun perencanaan 2027.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (26–27 Februari) ini dibuka secara resmi Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, di Ruang Rapat Kantor Bapperinda Kabupaten Asmat, Kamis (26/2/2026).​
Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, menjelaskan bahwa tahapan forum ini bertujuan untuk memperoleh masukan dalam rangka penajaman target kinerja, sasaran program, serta penentuan lokasi dan kelompok kegiatan pada setiap perangkat daerah.​
Forum ini juga diharapkan menjadi media untuk menjaring saran dan pertimbangan sebagai bahan penyempurnaan rancangan awal Renja.
Nantinya, hasil ini akan digunakan untuk menyempurnakan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) menjadi Rancangan RKPD Kabupaten Asmat tahun 2027.​
Menurut Thomas, pelaksanaan forum ini merupakan salah satu tahapan krusial dalam penyusunan RKPD sebelum dilaksanakannya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten.​
“Forum ini merupakan momen yang sangat strategis untuk mengoordinasikan rencana pembangunan yang mampu menjawab permasalahan dan isu-isu strategis daerah,” ujar Bupati.
​Ia menekankan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu menyusun perencanaan yang terintegrasi serta relevan dalam menjawab tantangan pemerintah daerah sesuai dengan bidang urusannya masing-masing.​
Mengacu pada sistem pembangunan nasional, rencana kerja perangkat daerah wajib merujuk pada dua poin utama.Pertama RPJPD 2025-2045 harus menjamin kesesuaian antara program, lokasi kegiatan, kelompok sasaran, serta prakiraan maju yang disusun dalam rancangan awal Renja.
kedua mengevaluasi kinerja tahun lalu dan tahun berjalan untuk memastikan rumusan kegiatan alternatif atau kegiatan baru mampu mengoptimalisasi pencapaian sasaran rencana strategis (Renstra) perangkat daerah.​
“Saya berharap forum ini dapat memberikan saran dan masukan yang konkret dalam penyusunan prioritas pembangunan daerah, sehingga isu-isu strategis dapat dijawab dengan program prioritas pada masing-masing OPD,” pungkas Bupati.
Reporter : Elgo Wohel
​
editor : Aditra

0 Comments

February 24th, 2026

2/24/2026

0 Comments

 
Picture
ASMAT, Seputarpapua.com | Bupati Kabupaten Asmat Thomas Eppe Safanpo, didampingi Wakil Bupati Yoel Manggaprou bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), meresmikan Pasar Ikan Mama-Mama Papua di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, Selasa (24/2/2026).
Pembangunan pasar ikan berkonstruksi beton permanen ini berlokasi di kawasan Pasar Lama, Jalan Yos Sudarso, Distrik Agats.
Dalam sambutannya, Bupati Thomas menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop), Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja beserta jajarannya.
Ia menilai pembangunan ini merupakan langkah nyata dalam menyediakan fasilitas yang layak bagi pedagang lokal.
“Selama ini, mama-mama Papua kita berjualan ikan di pinggir jalan dan emperan toko. Hal ini sebenarnya cukup mengganggu karena fungsi jalan adalah untuk lalu lintas orang, bukan tempat berjualan,” kata Bupati Thomas.
Ia berharap dengan hadirnya pasar ini, para pedagang tidak lagi berjualan di trotoar atau depan kios orang lain.
Mengingat biaya pembangunan yang cukup besar, Bupati mengimbau agar fasilitas tersebut dijaga dengan bijaksana.
“Pembangunan pasar ikan ini menggunakan anggaran yang tidak sedikit. Karena itu, gunakanlah tempat ini secara bijaksana, jaga kebersihan, dan rawat fasilitas ini dengan baik agar nyaman digunakan untuk berjualan,” pesannya.
Bupati juga menekankan pentingnya pembayaran retribusi sebagai bentuk kontribusi masyarakat terhadap pemeliharaan fasilitas publik.
Menurutnya, retribusi tersebut akan digunakan kembali untuk biaya operasional gedung, seperti pembayaran listrik, biaya pemeliharaan, hingga gaji petugas keamanan di area pasar.
“Kita mendapatkan fasilitas, tetapi kita juga harus berkontribusi kepada pemerintah melalui retribusi. Inilah cara agar pemerintah bisa terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengawasi penggunaan fasilitas ini agar tetap tertib. Ia juga menegaskan komitmen pemerintahannya dalam membenahi tata kota Agats.
“Kepemimpinan saya bersama Wakil Bupati Yoel Manggaprou baru berjalan satu tahun, masih ada empat tahun ke depan. Fasilitas sudah dibangun, baik pasar ikan maupun pasar sayur. Ke depannya, pedagang yang masih berjualan di pinggir jalan akan kita tertibkan,” tegas Bupati.
Plt. Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Asmat, Melianus Jitmau, menjelaskan pembangunan pasar ikan ini bersumber dari APBD Kabupaten Asmat tahun anggaran 2025 melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) Specific Grant.
Total nilai pembangunan mencapai Rp1.472.974.165 (Satu miliar empat ratus tujuh puluh dua juta sembilan ratus tujuh puluh empat ribu seratus enam puluh lima rupiah).
“Pasar ikan ini memiliki 18 lapak meja beton. Jika dimaksimalkan, tempat ini mampu menampung hingga 36 pelaku usaha mama-mama Papua di sektor perikanan,” pungkas Melianus.
Reporter : Elgo Wohel
​
editor : Aditra

0 Comments
<<Previous
Forward>>

    Author

    Write something about yourself. No need to be fancy, just an overview.

    Categories

    All

    RSS Feed

copyright setda.asmatkab.go.id ©July/7 2025
  • Home
  • KANTOR BUPATI
    • Visi Dan Misi
    • Struktur Organisasi
  • Produk Hukum
    • Peraturan Daerah
    • Peraturan Bupati
    • Keputusan Bupati
  • PERDA PERBUP
  • BERITA
  • BERITA VIDEO YOUTUBE